Semua Tentang Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik! Kuasai Pengisian Cepat dan Lambat!

Dengan semakin populernya kendaraan listrik berenergi baru, stasiun pengisian daya kendaraan listrik, sebagai perangkat pengukuran listrik yang baru muncul, terlibat dalam penyelesaian perdagangan listrik, baik DC maupun AC. Verifikasi pengukuran wajibstasiun pengisian kendaraan listrikdapat menjamin keselamatan publik, meningkatkan kualitas produk, dan mendorong perkembangan pesat kendaraan energi baru.

Jenis-jenis Stasiun Pengisian Daya

Ketika kendaraan energi baru menggunakanstasiun pengisian daya mobil listrikUntuk pengisian daya, berdasarkan daya pengisian, waktu pengisian, dan jenis arus keluaran dari stasiun pengisian, metode pengisian dapat dibagi menjadi dua jenis: pengisian cepat DC dan pengisian lambat AC.

1. Pengisian Cepat DC (Stasiun Pengisian Cepat DC)

Pengisian cepat DC mengacu pada pengisian DC daya tinggi. Teknologi ini menggunakan antarmuka stasiun pengisian untuk langsung mengubah daya AC dari jaringan listrik menjadi daya DC, yang kemudian disalurkan ke baterai untuk pengisian. Kendaraan listrik dapat diisi hingga 80% hanya dalam waktu setengah jam. Dalam kebanyakan kasus, daya yang dihasilkan dapat mencapai lebih dari 40 kW.

2. Pengisian Daya Lambat AC (Tiang Pengisian AC)

Pengisian daya AC menggunakanStasiun pengisian daya ACAntarmuka untuk memasukkan daya AC dari jaringan listrik ke pengisi daya kendaraan listrik, yang kemudian mengubahnya menjadi daya DC sebelum disalurkan ke baterai untuk pengisian daya. Sebagian besar model mobil membutuhkan waktu 1-3 jam untuk mengisi penuh baterainya. Daya pengisian lambat umumnya berkisar antara 3,5 kW dan 44 kW.

Mengenai stasiun pengisian daya:

1. Penandaan pada Papan Nama:

Pelat nama stasiun pengisian daya harus mencakup tanda-tanda berikut:

—Nama dan model; —Nama produsen;

—Standar yang menjadi dasar produk tersebut;

—Nomor seri dan tahun pembuatan;

—Tegangan maksimum, tegangan minimum, arus minimum, dan arus maksimum;

-Konstan;

—Kelas akurasi;

—Satuan pengukuran (satuan pengukuran dapat ditampilkan di layar).

2. Tampilan Stasiun Pengisian Daya:

Selain label, sebelum menggunakan pengisi daya, periksa tampilan stasiun pengisian daya:

—Apakah tanda-tanda tersebut aman dan tulisannya jelas?

—Apakah ada kerusakan yang terlihat jelas?

—Apakah ada langkah-langkah untuk mencegah personel yang berwenang memasukkan data atau mengoperasikan sistem?

—Apakah angka yang ditampilkan memenuhi persyaratan?

—Apakah fungsi-fungsi dasarnya normal?

3. Kapasitas Pengisian Daya:ItuStasiun pengisian daya kendaraan listrikSeharusnya mampu menampilkan kapasitas pengisian daya, dengan minimal 6 digit (termasuk minimal 3 angka desimal).

4. Siklus Verifikasi:Siklus verifikasi untuk stasiun pengisian daya umumnya tidak melebihi 3 tahun.

Cara Membedakan Antara Pengisian Cepat dan Pengisian Lambat

1. Port Pengisian Daya yang Berbeda
Hampir setiap kendaraan listrik memiliki dua port pengisian daya, dan kedua port ini berbeda. Port pengisian daya lambat terdiri dari empat port output (L1, L2, L3, N), sebuah port ground (PE), dan dua port sinyal (CC, CP). Port pengisian daya cepat terdiri dari DC+, DC-, S+, S-, CC1, CC2, A+, A-, dan PE.

2. Ukuran Stasiun Pengisian Daya yang Berbeda
Karena konversi arus untuk pengisian cepat diselesaikan di stasiun pengisian, stasiun pengisian cepat berukuran lebih besar daripada stasiun pengisian lambat, dan alat pengisi dayanya juga lebih berat.

3. Periksa papan nama.

Setiap stasiun pengisian daya yang memenuhi syarat akan memiliki papan nama. Kita dapat memeriksa daya nominal stasiun pengisian daya melalui papan nama tersebut, dan kita juga dapat dengan cepat mengidentifikasi jenis stasiun pengisian daya melalui data yang tertera pada papan nama.

 

 


Waktu posting: 13 November 2025